Saturday, 27 December 2014

SEJARAH RINGKAS DAN BIODATA SYEIKH NASIRUDDIN AL-ALBANIالالباني




Hadits merupakan salah satu rujukan sumber hukum Islam di samping kitab suci Al-Qur'an. Di dalam hadits Nabi Muhammad SAW itulah terkandung jawaban dan solusi masalah yang dihadapi oleh umat di berbagai bidang kehidupan. Berbicara tentang ilmu hadits, umat Islam tidak akan melupakan jasa Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, atau yang lebih dikenal dengan Syeikh Al-Albani. Ia merupakan salah satu tokoh pembaharu Islam abad ini.

Karya dan jasa-jasanya cukup banyak dan sangat membantu umat Islam terutama dalam menghidupkan kembali ilmu hadits. Ia berjasa memurnikan ajaran Islam dari hadits-hadits lemah dan palsu serta meneliti derajat hadits. Al-Albani mempunyai nama lengkap Abu Abdirrahman Muhammad Nashiruddin bin Nuh al-Albani. Dilahirkan pada tahun 1333 H di kota Ashqadar, ibu kota Albania masa lampau. Ia dibesarkan di tengah keluarga yang tak berpunya secara materi, namun sangat kaya ilmu. Ayah al-Albani bernama Al Haj Nuh adalah lulusan lembaga pendidikan ilmu-ilmu syari'at di ibukota negara dinasti Utsmaniyah (kini Istambul).

Ketika Raja Ahmad Zagha naik tahta di Albania dan mengubah sistem pemerintahan menjadi pemerintah sekuler, Syeikh Nuh amat mengkhawatirkan dirinya dan diri keluarganya. Akhirnya ia memutuskan untuk berhijrah ke Syam dalam rangka menyelamatkan agamanya dan karena takut terkena fitnah. Dari sana, ia sekeluarga bertolak ke Damaskus. Setiba di Damaskus, Syeikh al-Albani kecil mulai mempelajari bahasa Arab. Al-Albani kecil masuk sekolah madrasah yang dikelola oleh Jum'iyah al-Is'af al-Khairiyah. Ia terus belajar di sekolah tersebut hingga kelas terakhir dan lulus di tingkat Ibtida'iyah.

Selanjutnya, ia meneruskan belajarnya langsung kepada para syeikh. Ia mempelajari Al-Qur'an dari ayahnya sampai selesai, disamping juga mempelajari sebagian fikih madzab Hanafi. Al-Albani juga mempelajari keterampilan memperbaiki jam dari ayahnya sampai mahir betul. Keterampilan ini kemudian menjadi salah satu mata pencahariannya. Pada umur 20 tahun, pemuda Al-Albani mulai mengkonsentrasikan diri pada ilmu hadits. Ketertarikannya itu berawal dari pembahasan-pembahasan yang ada dalam majalah al-Manar, sebuah majalah yang diterbitkan oleh Syeikh Muhammad Rasyid Ridha. Tulisan-tulisan sang Syeikh, sangat memukau hatinya.

Kegiatan pertama di bidang ini ialah menyalin sebuah kitab berjudul Al-Mughni 'an Hamli al-Asfar fi Takhrij ma fi al-Ishabah min al-Akhbar, karya al-Iraqi, berupa takhrij terhadap hadits-hadits yang terdapat pada Ihya' Ulumuddin-nya Al-Ghazali. Awalnya kegiatan Al-Albani dalam bidang hadits ini ditentang oleh ayahnya. Ia mengomentarinya begini, ''Sesungguhnya ilmu hadits adalah pekerjaan orang-orang pailit (bangkrut).'' Namun Syeikh al-Albani justru semakin cinta terhadap dunia hadits. Pada perkembangan berikutnya, Al-Albani tidak memiliki cukup uang untuk membeli kitab-kitab. Karenanya, beliau memanfaatkan Perpustakaan adh-Dhahiriyah di Damaskus. Di samping juga meminjam buku-buku dari beberapa perpustakaan khusus.

Begitulah, hadits menjadi kesibukan rutinnya sampai-sampai ia menutup kios reparasi jamnya. Al-Albani lebih betah berlama-lama dalam perpustakaan adh-Dhahiriyah, sehingga setiap harinya mencapai 12 jam. Tidak pernah istirahat mentelaah kitab-kitab hadits, kecuali jika waktu shalat tiba. Untuk makannya, seringkali hanya sedikit makanan yang dibawanya ke perpustakaan. Akhirnya kepala kantor perpustakaan memberikan sebuah ruangan khusus di perpustakaan untuknya. Bahkan kemudian ia diberi wewenang untuk membawa kunci perpustakaan. Dengan demikian, Al-Albani makin leluasa mempelajari banyak sumber.

Syeikh Al-Albani pernah dua kali mendekam dalam penjara. Kali pertama selama satu bulan dan kali kedua selama enam bulan. Itu tidak lain karena gigihnya beliau berdakwah kepada sunnah dan memerangi bid'ah sehingga orang-orang yang dengki kepadanya menebarkan fitnah.

Pengalaman mengajarnya dilakukan ketika menjadi pengajar di Jami'ah Islamiyah (Universitas Islam Madinah) selama tiga tahun. Dari tahun 1381-1383 H, ia mengajar tentang hadits dan ilmu-ilmu hadits. Setelah itu ia pindah ke Yordania. Pada tahun 1388 H, Departemen Pendidikan meminta kepada Syeikh Al-Albani untuk menjadi ketua jurusan Dirasah Islamiyah pada Fakultas Pasca Sarjana di sebuah Perguruan Tinggi di Kerajaan Yordania.

Tetapi situasi dan kondisi saat itu tidak memungkinkan beliau memenuhi permintaan itu. Pada tahun 1395-1398 H ia kembali ke Madinah untuk bertugas sebagai anggota Majelis Tinggi Jam'iyah Islamiyah di sana. Di negeri itu pula, Al-Albani mendapat penghargaan tertinggi dari kerajaan Saudi Arabia berupa King Faisal Fundation tanggal 14 Dzulkaidah 1419 H. Sebelum berpulang, Syeikh Al-Albani berwasiat agar perpustakaan pribadinya, baik berupa buku-buku yang sudah dicetak, buku-buku hasil foto kopi, manuskrip-manuskrip (yang ditulis olehnya ataupun orang lain) seluruhnya diserahkan kepada pihak Perpustakaan Jami'ah. Ia wafat pada hari Jum'at malam Sabtu tanggal 21 Jumada Tsaniyah 1420 H atau bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 1999 di Yordania.

Karya-karya beliau amat banyak, ada yang sudah dicetak, ada yang masih berupa manuskrip dan ada yang mafqud (hilang). Jumlahnya sekitar 218 judul. Karya yang terkenal antara lain :
  1. Dabuz-Zifaf fi As-Sunnah al-Muthahharah
  2. Al-Ajwibah an-Nafi'ah 'ala as'ilah masjid al-Jami'ah
  3. Silisilah al-Ahadits ash Shahihah
  4. Silisilah al-Ahadits adh-Dha'ifah wal Maudhu'ah
  5. At-Tawasul wa anwa'uhu
  6. Ahkam Al-Jana'iz wabida'uha.
Di samping itu, beliau juga memiliki buku kumpulan ceramah, bantahan terhadap berbagai pemikiran sesat, dan buku berisi jawaban-jawaban tentang pelbagai masalah yang bermanfaat.


Wednesday, 24 December 2014

BIODATA DAN SEJARAH RINGKAS IMAM AL-NAWAWIالامام النووي




Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy, Abu Zakaria. Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H di Nawa, sebuah kampung di daerah Dimasyq (Damascus) yang sekarang merupakan ibukota Suriah. Beliau dididik oleh ayah beliau yang terkenal dengan kesalehan dan ketakwaan. Beliau mulai belajar di katatib (tempat belajar baca tulis untuk anak-anak) dan hafal Al-Quran sebelum menginjak usia baligh.

Ketika berumur sepuluh tahun, Syaikh Yasin bin Yusuf Az-Zarkasyi melihatnya dipaksa bermain oleh teman-teman sebayanya, namun ia menghindar, menolak dan menangis karena paksaan tersebut. Syaikh ini berkata bahwa anak ini diharapkan akan menjadi orang paling pintar dan paling zuhud pada masanya dan bisa memberikan manfaat yang besar kepada umat Islam. Perhatian ayah dan guru beliaupun menjadi semakin besar.

An-Nawawi tinggal di Nawa hingga berusia 18 tahun. Kemudian pada tahun 649 H ia memulai rihlah thalabul ilminya ke Dimasyq dengan menghadiri halaqah–halaqah ilmiah yang diadakan oleh para ulama kota tersebut. Ia tinggal di madrasah Ar-rawahiyyah didekat Al-Jami’ Al-Umawiy. Jadilah thalabul ilmi sebagai kesibukannya yang utama. Disebutkan bahwa ia menghadiri dua belas halaqah dalam sehari. Ia rajin sekali dan menghafal banyak hal. Iapun mengungguli teman-temannya yang lain. Ia berkata : “Dan aku menulis segala yang berhubungan dengannya,baik penjelasan kalimat yang sulit maupun pemberian harakat pada kata-kata. Dan Allah telah memberikan barakah dalam waktuku.” [Syadzaratudz Dzahab 5/355].

Diantara syaikh beliau: Abul Baqa’ An-Nablusiy, Abdul Aziz bin Muhammad Al-Ausiy, Abu Ishaq Al-Muradiy, Abul Faraj Ibnu Qudamah Al-Maqdisiy, Ishaq bin Ahmad Al-Maghribiy dan Ibnul Firkah. Dan diantara murid beliau: Ibnul ‘Aththar Asy-Syafi’iy, Abul Hajjaj Al-Mizziy, Ibnun Naqib Asy-Syafi’iy,Abul ‘Abbas Al-Isybiliy dan Ibnu ‘Abdil Hadi.

Pada tahun 651 H ia menunaikan ibadah haji bersama ayahnya, kemudian ia pergi ke Madinah dan menetap disana selama satu setengah bulan lalu kembali ke Dimasyq. Pada tahun 665 H ia mengajar di Darul Hadits Al-Asyrafiyyah (Dimasyq) dan menolak untuk mengambil gaji.

Beliau digelari Muhyiddin ( yang menghidupkan agama ) dan membenci gelar ini karena tawadhu’ beliau. Disamping itu, agama islam adalah agama yang hidup dan kokoh, tidak memerlukan orang yang menghidupkannya sehingga menjadi hujjah atas orang-orang yang meremehkannya atau meninggalkannya. Diriwayatkan bahwa beliau berkata :”Aku tidak akan memaafkan orang yang menggelariku Muhyiddin”.

Imam An-Nawawi adalah seorang yang zuhud, wara’ dan bertaqwa. Beliau sederhana, qana’ah dan berwibawa. Beliau menggunakan banyak waktu beliau dalam ketaatan. Sering tidak tidur malam untuk ibadah atau menulis. Beliau juga menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, termasuk kepada para penguasa, dengan cara yang telah digariskan Islam. Beliau menulis surat berisi nasehat untuk pemerintah dengan bahasa yang halus sekali. Suatu ketika beliau dipanggil oleh raja Azh-Zhahir Bebris untuk menandatangani sebuah fatwa. Datanglah beliau yang bertubuh kurus dan berpakaian sangat sederhana. Raja pun meremehkannya dan berkata: ”Tandatanganilah fatwa ini!!” Beliau membacanya dan menolak untuk membubuhkan tanda tangan. Raja marah dan berkata: ”Kenapa !?” Beliau menjawab: ”Karena berisi kedhaliman yang nyata”. Raja semakin marah dan berkata: ”Pecat ia dari semua jabatannya”. Para pembantu raja berkata: ”Ia tidak punya jabatan sama sekali. Raja ingin membunuhnya tapi Allah menghalanginya. Raja ditanya: ”Kenapa tidak engkau bunuh dia padahal sudah bersikap demikian kepada Tuan?” Rajapun menjawab: ”Demi Allah, aku sangat segan padanya”.

Imam Nawawi meninggalkan banyak sekali karya ilmiah yang terkenal. Jumlahnya sekitar empat puluh kitab, diantaranya:
  1. Dalam bidang hadits : Arba’in, Riyadhush Shalihin, Al- Minhaj (Syarah Shahih Muslim), At-Taqrib wat Taysir fi Ma’rifat Sunan Al-Basyirin Nadzir.
  2. Dalam bidang fiqih: Minhajuth Thalibin, Raudhatuth Thalibin, Al-Majmu’.
  3. Dalam bidang bahasa: Tahdzibul Asma’ wal Lughat.
  4. Dalam bidang akhlak: At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’an, Bustanul Arifin, Al-Adzkar.
Kitab-kitab ini dikenal secara luas termasuk oleh orang awam dan memberikan manfaat yang besar sekali untuk umat. Ini semua tidak lain karena taufik dari Allah Ta’ala, kemudian keikhlasan dan kesungguhan beliau dalam berjuang.

Secara umum beliau termasuk salafi dan berpegang teguh pada manhaj ahlul hadits, tidak terjerumus dalam filsafat dan berusaha meneladani generasi awal umat dan menulis bantahan untuk ahlul bid’ah yang menyelisihi mereka. Namun beliau tidak ma’shum (terlepas dari kesalahan) dan jatuh dalam kesalahan yang banyak terjadi pada uluma-ulama di zaman beliau yaitu kesalahan dalam masalah sifat-sifat Allah Subhanah. Beliau kadang menta’wil dan kadang–kadang tafwidh. Orang yang memperhatikan kitab-kitab beliau akan mendapatkan bahwa beliau bukanlah muhaqqiq dalam bab ini, tidak seperti dalam cabang ilmu yang lain. Dalam bab ini beliau banyak mendasarkan pendapat beliau pada nukilan–nukilan dari para ulama tanpa mengomentarinya.

Adapun memvonis Imam Nawawi sebagai Asy’ari, itu tidak benar karena beliau banyak menyelisihi mereka (orang-orang Asy’ari) dalam masalah-masalah aqidah yang lain seperti ziyadatul iman dan khalqu af’alil ‘ibad. Karya-karya beliau tetap dianjurkan untuk dibaca dan dipelajari, dengan berhati-hati terhadap kesalahan-kesalahan yang ada. Tidak boleh bersikap seperti kaum Haddadiyyun yang membakar kitab-kitab karya beliau karena adanya beberapa kesalahan didalamnya.
Komite Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa kerajaan Saudi ditanya tentang aqidah beliau dan menjawab: ”Lahu aghlaath fish shifat” (Beliau memiliki beberapa kesalahan dalam bab sifat-sifat Allah).

Imam Nawawi meninggal pada 24 Rajab 676 H -rahimahullah wa ghafarahu-.
Catatan: Lihat biografi beliau di Tadzkiratul Huffazh 147, Thabaqat Asy-Syafi’iyyah Al-Kubra, Syadzaratudz Dzahab 5/354


Tuesday, 23 December 2014

HUBUNGAN SEKSUAL SUAMI ISTERI 18SX XXX


HUBUNGAN SEKSUAL SUAMI-ISTRI
Pertanyaan:
Sebagaimana diketahui, bahwa seorang Muslim tidak boleh malu untuk  menanyakan  apa  saja  yang  berkaitan  dengan hukum agama, baik yang bersifat umum maupun pribadi.

Oleh karena itu, izinkanlah kami mengajukan suatu pertanyaan mengenai    hubungan   seksual   antara   suami-istri   yang berdasarkan  agama,  yaitu  jika  si  istri  menolak  ajakan suaminya  dengan alasan yang dianggap tidak tepat atau tidak berdasar. Apakah  ada  penetapan  dan  batas-batas  tertentu mengenai  hal  ini,  serta apakah ada petunjuk-petunjuk yang berdasarkan syariat Islam  untuMk  mengatur  hubungan  kedua pasangan, terutama dalam masalah seksual tersebut?
 
Jawab:
Benar,  kita  tidak  boleh bersikap malu dalam memahami ilmu agama, untuk  menanyakan  sesuatu  hal.  Aisyah  r.a.  telah memuji  wanita  Anshar,  bahwa  mereka tidak dihalangi sifat malu   untuk   menanyakan   ilmu   agama.   Walaupun   dalam masalah-masalah  yang berkaitan dengan haid, nifas, janabat, dan lain-lainnya, di hadapan umum  ketika  di  masjid,  yang biasanya  dihadiri  oleh orang banyak dan di saat para ulama mengajarkan  masalah-masalah  wudhu,  najasah   (macam-macam najis), mandi janabat, dan sebagainya.

Hal serupa juga terjadi di tempat-tempat pengajian Al-Qur'an dan hadis yang ada hubungannya dengan masalah tersebut, yang bagi  para  ulama  tidak ada jalan lain, kecuali dengan cara menerangkan secara  jelas  mengenai  hukum-hukum  Allah  dan Sunnah   Nabi   saw.   dengan  cara  yang  tidak  mengurangi kehormatan  agama,  kehebatan  masjid  dan  kewibawaan  para ulama.

Hal  itu  sesuai  dengan  apa  yang  dihimbau oleh ahli-ahli pendidikan pada saat ini. Yakni, masalah hubungan ini,  agar diungkapkan secara jelas kepada para pelajar, tanpa ditutupi atau dibesar-besarkan, agar dapat dipahami oleh mereka.

Sebenarnya,  masalah   hubungan   antara   suami-istri   itu pengaruhnya amat besar bagi kehidupan mereka, maka hendaknya memperhatikan dan menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan kesalahan   dan  kerusakan  terhadap  kelangsungan  hubungan suami-istri. Kesalahan yang  bertumpuk  dapat  mengakibatkan kehancuran bagi kehidupan keluarganya.

Agama  Islam  dengan  nyata tidak mengabaikan segi-segi dari kehidupan manusia  dan  kehidupan  berkeluarga,  yang  telah diterangkan  tentang  perintah  dan larangannya. Semua telah tercantum  dalam  ajaran-ajaran  Islam,  misalnya   mengenai akhlak,  tabiat,  suluk,  dan sebagainya. Tidak ada satu hal pun yang diabaikan (dilalaikan).

1. Islam telah menetapkan pengakuan bagi fitrah manusia dan dorongannya akan seksual, serta ditentangnya tindakan ekstrim yang condong menganggap hal itu kotor. Oleh karena itu, Islam melarang bagi orang yang hendak menghilangkan dan memfungsikannya dengan cara menentang orang yang berkehendak untuk selamanya menjadi bujang dan meninggalkan sunnah Nabi saw, yaitu menikah.
  
Nabi saw. telah menyatakan sebagai berikut:
"Aku lebih mengenal Allah daripada kamu dan aku lebih khusyu, kepada Allah daripada kamu, tetapi aku bangun malam, tidur, berpuasa, tidak berpuasa dan menikahi wanita. Maka, barangsiapa yang tidak senang (mengakui) sunnahku, maka dia bukan termasuk golonganku."
  
2. Islam telah menerangkan atas hal-hal kedua pasangan setelah pernikahan, mengenai hubungannya dengan cara menerima dorongan akan masalah-masalah seksual, bahkan mengerjakannya dianggap suatu ibadat. Sebagaimana keterangan Nabi saw.:
  
"Di kemaluan kamu ada sedekah (pahala)." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah ketika kami bersetubuh dengan istri akan mendapat pahala?" Rasulullah saw. menjawab, "Ya. Andaikata bersetubuh pada tempat yang dilarang (diharamkan) itu berdosa. Begitu juga dilakuknn pada tempat yang halal, pasti mendapat pahala. Kamu hanya menghitung hal-hal yang buruk saja, akan tetapi tidak  menghitung hal-hal yang baik."

Berdasarkan tabiat dan fitrah, biasanya pihak laki-laki yang lebih  agresif,  tidak  memiliki  kesabaran dan kurang dapat menahan diri. Sebaliknya  wanita  itu  bersikap  pemalu  dan dapat menahan diri.

Karenanya   diharuskan  bagi  wanita  menerima  dan  menaati panggilan suami. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis:
"Jika si istri dipanggil oleh suaminya  karena  perlu,  maka supaya  segera  datang,  walaupun  dia  sedang masak." (H.r. Tirmidzi, dan dikatakan hadis Hasan).

Dianjurkan oleh Nabi saw.  supaya  si  istri  jangan  sampai menolak   kehendak   suaminya   tanpa   alasan,  yang  dapat menimbulkan  kemarahan  atau  menyebabkannya  menyimpang  ke jalan yang tidak baik, atau membuatnya gelisah dan tegang.

Nabi saw. telah bersabda:
"Jika  suami  mengajak  tidur  si  istri  lalu  dia menolak, kemudian  suaminya  marah  kepadanya,  maka  malaikat   akan melaknat dia sampai pagi." (H.r. Muttafaq Alaih).

Keadaan  yang  demikian  itu  jika  dilakukan tanpa uzur dan alasan yang masuk akal, misalnya sakit, letih,  berhalangan, atau hal-hal yang layak. Bagi suami, supaya menjaga hal itu, menerima alasan tersebut, dan sadar bahwa Allah swt.  adalah Tuhan  bagi  hamba-hambaNya  Yang  Maha  Pemberi  Rezeki dan Hidayat,  dengan  menerima  uzur  hambaNya.  Dan   hendaknya hambaNya juga menerima uzur tersebut.

Selanjutnya,  Islam  telah  melarang bagi seorang istri yang berpuasa sunnah tanpa seizin suaminya, karena baginya  lebih diutamakan  untuk memelihara haknya daripada mendapat pahala puasa.

Nabi saw. bersabda:
"Dilarang bagi si istri (puasa  sunnah)  sedangkan  suaminya ada, kecuali dengan izinnya." (H.r. Muttafaq Alaih).

Disamping  dipeliharanya  hak  kaum  laki-laki (suami) dalam Islam, tidak lupa hak wanita (istri) juga  harus  dipelihara dalam  segala  hal.  Nabi  saw.  menyatakan kepada laki-laki (suami) yang terus-menerus puasa dan bangun malam.

Beliau bersabda:
"Sesungguhnya bagi  jasadmu  ada  hak  dan  hagi  keluargamu (istrimu) ada hak."

Abu  Hamid  Al-Ghazali,  ahli fiqih dan tasawuf? dalam kitab Ihya' mengenai adab bersetubuh, beliau berkata:
"Disunnahkan memulainya dengan membaca Bismillahirrahmaanir- rahiim dan berdoa, sebagaimana Nabi saw. mengatakan:

"Ya Allah,jauhkanlah aku dan setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau berikan kepadaku'."

Rasulullah  saw.  melanjutkan sabdanya, "Jika mendapat anak, maka tidak akan diganggu oleh setan."

Al-Ghazali berkata, "Dalam  suasana  ini  (akan  bersetubuh) hendaknya didahului dengan kata-kata manis, bermesra-mesraan dan sebagainya; dan  menutup  diri  mereka  dengan  selimut, jangan  telanjang  menyerupai  binatang.  Sang  suami  harus memelihara suasana dan  menyesuaikan  diri,  sehingga  kedua pasangan sama-sama dapat menikmati dan merasa puas."

Berkata  Al-Imam  Abu  Abdullah  Ibnul Qayyim dalam kitabnya Zaadul Ma'aad Fie Haadii Khainrul  'Ibaad,  mengenai  sunnah Nabi   saw.   dan   keterangannya   dalam  cara  bersetubuh. Selanjutnya Ibnul Qayyim berkata:

Tujuan utama dari jimak (bersetubuh) itu ialah:

1. Dipeliharanya nasab (keturunan), sehingga mencapai jumlah yang ditetapkan menurut takdir Allah.
2. Mengeluarkan air yang dapat mengganggu kesehatan badan jika ditahan terus.
3. Mencapai maksud dan merasakan kenikmatan, sebagaimana  kelak di surga.

Ditambah  lagi  mengenai  manfaatnya,   yaitu:   Menundukkan pandangan,  menahan  nafsu,  menguatkan  jiwa dan agar tidak berbuat  serong  bagi  kedua  pasangan.  Nabi   saw.   telah menyatakan:

"Yang  aku  cintai  di  antara  duniamu  adalah  wanita  dan wewangian."

Selanjutnya Nabi saw. bersabda:
"Wahai para  pemuda!  Barangsiapa  yang  mampu  melaksanakan pernikahan,  maka  hendaknya  menikah.  Sesungguhnya hal itu menundukkan penglihatan dan memelihara kemaluan."

Kemudian   Ibnul   Qayyim   berkata,   "Sebaiknya   sebelum bersetubuh  hendaknya  diajak bersenda-gurau dan menciumnya, sebagaimana Rasulullah saw. melakukannya."

Ini semua menunjukkan bahwa para ulama dalam  usaha  mencari jalan  baik  tidak  bersifat konservatif, bahkan tidak kalah kemajuannya daripada penemuan-penemuan  atau  pendapat  masa kini.

Yang  dapat  disimpulkan  di  sini adalah bahwa sesungguhnya Islam  telah  mengenal  hubungan  seksual   diantara   kedua pasangan,   suami   istri,   yang  telah  diterangkan  dalam Al-Qur'anul  Karim   pada   Surat   Al-Baqarah,   yang   ada hubungannya dengan peraturan keluarga.

Firman Allah swt.:
"Dihalalkan  bagi  kamu  pada  malam  hari  puasa, bercampur dengan istri-istri kamu; mereka itu adalah  pakaian  bagimu, dan  kamu  pun  adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat  menahan  nafsumu,  karena  itu, Allah  mengampuni  kamu  dan  memberi  maaf  kepadamu.  Maka sekarang campurilah  mereka  dan  ikutilah  apa  yang  telah ditetapkan  Allah  untukmu,  dan makan minumlah kamu, hingga jelas bagimu benang putih dari benang  hitam,  yaitu  fajar. Kemudian,  sempurnakanlah  puasa  itu sampai malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedangkan kamu beriktikaf dalam  masjid.  Itulah  larangan  Allah, maka janganlah kamu mendekatinya ..." (Q.s. Al-Baqarah: 187).
Tidak ada kata yang lebih indah, serta lebih benar, mengenai hubungan  antara suami-istri, kecuali yang telah disebutkan, yaitu:
"Mereka itu adalah  pakaian  bagimu,  dan  kamu  pun  adalah pakaian bagi mereka." (Q.s. Al-Baqarah 187).
Pada ayat lain juga diterangkan, yaitu:
"Mereka bertanya kepadamu tentang haid, katakanlah: Haid itu adalah  suatu  kotoran.  Oleh  sebab  itu,  hendaklah   kamu menjauhkan  diri  dari  wanita  di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci.  Apabila  mereka telah  suci  maka  campurilah  mereka  itu  di  tempat  yang diperintahkan Allah kepadamu.  Sesungguhnya  Allah  menyukai orang-orang  yang  bertobat  dan  menyukai  orang-orang yang menyucikan diri.

Istri-istrimu adalah (seperti) tanah  tempat  kamu  bercocok tanam,  maka  datangilah  tanah  tempat bercocok tanammu itu dengan cara bagaimana saja kamu kehendaki.  Dan  kerjakanlah (amal  yang  baik)  untuk  dirimu,  dan takwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan  menemuiNya.  Dan berilah  kabar gembira bagi orang-orang yang beriman." (Q.s. Al-Baqarah: 222-223).
Maka, semua hadis yang  menafsirkan  bahwa  dijauhinya  yang disebut  pada ayat di atas, hanya masalah persetubuhan saja. Selain itu, apa saja yang dapat dilakukan, tidak dilarang.

Pada ayat di atas disebutkan:
"Maka, datangilah tanah tempat bercocok tanammu dengan  cara bagaimanapun kamu kehendaki." (Q.s. Al-Baqarah: 223).

Tidak  ada suatu perhatian yang melebihi daripada disebutnya masalah   dan   undang-undang   atau   peraturannya    dalam Al-Qur'anul  Karim  secara langsung, sebagaimana diterangkan di atas.

DEPETIK DARIPADA FATWA-FATWA DR YUSUF AL-QARADHAWI

SYAHADAH KUNCI SYURGA, JALAN TAUBAT BAGI HATI YANG TERPAUT DENGAN CINTA ALLAH


SYARAT UTAMA BAGI ORANG YANG MASUK ISLAM
Pertanyaan:Apa syarat utama bagi orang yang baru masuk Islam?

Jawab:
 
Syarat  utama  bagi  orang  yang  baru  masuk  Islam   ialah mengucapkan  dua  kalimat  Syahadat.  Yaitu,  "Asyhadu allaa ilaaha ilallaah, wa asyhadu  anna  Muhammadar  Rasuulullah." Barangsiapa   yang   mengucapkan   dan  mengikrarkan  dengan lisannya, maka dia menjadi orang Islam. Dan berlaku  baginya hukum-hukum  Islam,  walaupun dalam hatinya dia mengingkari. Karena  kita  diperintahkan   untuk   memberlakukan   secara lahirnya. Adapun batinnya, kita serahkan kepada Allah. Dalil dari hal itu adalah ketika Nabi  saw.  menerima  orang-orang yang  hendak  masuk  Islam,  beliau  hanya mewajibkan mereka mengucapkan dua kalimat Syahadat. Nabi saw.  tidak  menunggu hingga datangnya waktu salat atau bulan Puasa (Ramadhan).

Di  saat Usamah, sahabat Rasulullah saw, membunuh orang yang sedang   mengucapkan,   "Laa   ilaaha    illallaah,"    Nabi menyalahkannya  dengan  sabdanya, "Engkau bunuh dia, setelah dia mengucapkan Laa ilaaha illallaah." Usamah lalu  berkata, "Dia  mengucapkan  Laa  ilaaha illallaah karena takut mati." Kemudian Rasulullah saw. bersabda, "Apakah  kamu  mengetahui isi hatinya?"

Dalam  Musnad  Al-Imam Ahmad diterangkan, ketika kaum Tsaqif masuk Islam, mereka mengajukan satu syarat kepada Rasulullah saw,  yaitu  supaya dibebaskan dari kewajiban bersedekah dan jihad. Lalu  Nabi  saw.  bersabda,  "Mereka  akan  melakukan (mengerjakan) sedekah dan jihad."
 

ORANG YANG MENGUCAPKAN SYAHADAT, PASTI MASUK SURGA

Pertanyaan:
Bagaimana  hukumnya  orang  yang  semasa   hidupnya   selalu mengerjakan maksiat, akan tetapi pada akhir hayatnya (ketika sakaratul maut) dia mengucapkan dua kalimat Syahadat?
Jawab:

Barangsiapa yang meninggal dalam  keadaan  bertauhid,  yaitu sebelum  menghembuskan  nafasnya  yang terakhir dia berikrar dan mengucapkan dua kalimat Syahadat, maka dia berhak berada di sisi Allah dan masuk surgaNya.
Orang  tersebut sudah dapat dipastikan oleh Allah akan masuk surga, walaupun masuknya terakhir (tidak bersama-sama  orang yang  masuk  pertama),  karena dia diazab terlebih dahulu di neraka  disebabkan   kemaksiatan   dan   dosa-dosanya   yang dikerjakan,  yang  belum bertobat dan tidak diampuni. Tetapi dia juga tidak kekal di neraka, karena didalam hatinya masih ada   sebutir   iman.   Adapun   dalil-dalilnya  sebagaimana diterangkan dalam hadis Shahih Bukhari  dan  Shahih  Muslim, yaitu:

Dari  Abu  Dzar r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa mengucapkan, 'Laa ilaaha  illallaah,' kemudian meninggal, maka pasti masuk surga."

Dari Anas r.a., bahwa Nabi saw. telah bersabda, "Akan keluar dari  neraka  bagi  orang  yang  mengucapkan,  'Laa   ilaaha illallaah,'  walaupun  hanya  sebesar  satu  butir  iman  di hatinya."

Dari Abu Dzar pula, dia  telah  berkata  bahwa  sesungguhnya Nabi  saw  telah  bersabda,  "Telah datang kepadaku malaikat Jibril dan memberi kabar gembira kepadaku, bahwa barangsiapa yang   meninggal   diantara   umatmu   dalam  keadaan  tanpa mempersekutukan Allah, maka pasti akan masuk surga, walaupun dia  berbuat  zina dan mencuri." Nabi saw. mengulangi sampai dua kali.
 
Banyak hadis yang menunjukkan bahwa kalimat Syahadat memberi hak untuk  masuk surga dan terlindung dari neraka bagi  yang mengucapkannya (mengucap Laa  ilaaha  illallaah).  Maksudnya ialah,  meskipun  dia  banyak berbuat dosa, dia tetap masuk surga, walaupun terakhir.

Sedangkan yang dimaksud terlindung dari neraka  ialah  tidak selama-lamanya  di  dalam  neraka,  tetapi  diazab  terlebih dahulu karena perbuatan maksiatnya.
 

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN SESEORANG

Pertanyaan:

Apa yang menyebabkan Islam seseorang menjadi batal?
 
Jawab:

Setiap  manusia,  apabila  telah  mengucapkan  dua   kalimat Syahadat,  maka  dia  menjadi orang Islam. Baginya wajib dan berlaku hukum-hukum Islam, yaitu beriman akan  keadilan  dan kesucian Islam. Wajib baginya menyerah dan mengamalkan hukum Islam  yang  jelas,  yang  ditetapkan  oleh  Al-Qur'an   dan As-Sunnah.

Tidak   ada   pilihan  baginya  menerima  atau  meninggalkan sebagian.  Dia  harus  menyerah  pada   semua   hukum   yang dihalalkan  dan  yang  diharamkan, sebagaimana arti (maksud) dari ayat di bawah ini:

"Dan tidaklah patut bagi laki-laki  yang  Mukmin  dan  tidak (pula)  bagi wanita yang Mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan sesuatu ketetapan,  akan  ada  bagi  mereka pilihan   (yang  lain)  tentang  urusan  mereka  ..."  (Q.s. Al-Ahzab: 36) .

Perlu diketahui bahwa ada diantara  hukum-hukum  Islam  yang sudah  jelas  menjadi  kewajiban-kewajiban,  atau yang sudah jelas diharamkan  (dilarang),  dan  hal  itu  sudah  menjadi ketetapan  yang  tidak  diragukan lagi, yang telah diketahui oleh ummat Islam pada umumnya. Yang demikian  itu  dinamakan oleh para ulama:

"Hukum-hukum agama yang sudah jelas diketahui."

Misalnya,  kewajiban salat, puasa, zakat dan sebagainya. Hal itu  termasuk  rukun-rukun  Islam.  Ada   yang   diharamkan, misalnya,  membunuh,  zina, melakukan riba, minum khamar dan sebagainya.

Hal itu termasuk dalam dosa besar. Begitu  juga  hukum-hukum pernikahan,  talak,  waris  dan  qishash, semua itu termasuk perkara yang tidak diragukan lagi hukumnya.

Barangsiapa  yang  mengingkari  sesuatu   dari   hukum-hukum tersebut,  menganggap  ringan  atau  mengolok-olok, maka dia menjadi kafir dan murtad. Sebab, hukum-hukum tersebut  telah diterangkan dengan jelas oleh Al-Qur'an dan dikuatkan dengan hadis-hadis  Nabi  saw.  yang  shahih  atau  mutawatir,  dan menjadi  ijma'  oleh  ummat  Muhammad  saw. dari generasi ke generasi.  Maka,  barangsiapa  yang  mendustakan  hal   ini, berarti mendustakan Al-Qur'an dan As-Sunnah.

Mendustakan  (mengingkari)  hal-hal tersebut dianggap kufur, kecuali bagi orang-orang yang baru masuk Islam (muallaf) dan jauh  dari  sumber informasi. Misalnya berdiam di hutan atau jauh dari kota dan masyarakat kaum Muslimin.

Setelah mengetahui ajaran agama Islam,  maka  berlaku  hukum baginya.
 

TIADA MANUSIA YANG SEMPURNA IMANNYA

Pertanyaan:

Apakah ada manusia yang sempurna?
 
Jawab:

Tiada manusia yang sempurna, karena setiap  orang  mempunyai kelemahan. Seseorang yang beriman, tentu mempunyai kesalahan dan memiliki sifat buruk yang sukar dihilangkan. Tiada orang Mukmin yang murni atau sempurna.

Pandangan orang jarang ditujukan pada hal-hal yang berada di pertengahan antara dua hal yang berdekatan.  Bagi  seseorang sesuatu  itu  warnanya  putih saja, sebagian yang lain hitam saja, mereka lupa adanya warna yang lain,  tidak  putih  dan tidak pula hitam.

Nabi  saw.  pernah  bersabda  kepada  Abu  Dzar r.a., beliau bersabda,  "Engkau  seorang  yang  masih  ada  padamu  sifat Jahiliyah."  Abu  Dzar  adalah  seorang  sahabat yang utama, termasuk dari orang-orang pertama yang beriman dan berjihad, akan tetapi masih ada kekurangannya.

Juga didalam Shahih Bukhari diterangkan oleh Nabi saw.:
"Barangsiapa yang meninggal bukan karena melakukan jihad dan tidak dirasakannya (tidak ingin) dalam jiwanya  maksud  akan berjihad, maka dia mati dalam keadaan sedikit ada nifaknya."
Abdullah  bin  Mubarak  meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib r.a. yang mengatakan sebagai berikut:
"Seorang Mukmin itu permulaannya tampak sedikit putih  dalam kalbunya;   setiap   kali  iman  bertambah,  maka  bertambah putihlah  kalbu  itu.  Begitu  seterusnya,  hingga  kalbunya menjadi putih semua.

Begitu juga kemunafikan, pertama ada tanda-tanda hitam dalam kalbunya; dan setiap melakukan kemunafikan,  maka  bertambah pula hitamnya, sampai hatinya menjadi hitam semua.

Demi  Allah,  jika  dibuka  hati  seorang Mukmin, maka tentu tampak putih sekali; dan jika dibuka hati orang kafir,  maka tentu tampak hitam sekali."
Ini berarti seseorang tidak dapat sekaligus menjadi sempurna imannya atau menjadi munafik, tetapi kedua hal itu bertahap, yakni sedikit demi sedikit.
 

SIAPAKAH YANG LAYAK DISEBUT KAFIR?

Pertanyaan:

Siapakah sebenarnya yang layak dihukumi (disebut) kafir?
 
Jawab:

Yang  layak  disebut   kafir   ialah   orang   yang   dengan terang-terangan  tanpa  malu  menentang  dan  memusuhi agama Islam, menganggap dirinya kafir dan bangga akan perbuatannya yang terkutuk.

Bukan  orang-orang Islam yang tetap mengakui agamanya secara lahir, walaupun dalamnya  buruk  dan  imannya  lemah,  tidak konsisten  antara  perbuatan  dan ucapannya. Orang itu dalam Islam dinamakan "munafik" hukumnya.

Di dunia dia tetap dinamakan (termasuk) orang Islam,  tetapi di akhirat tempatnya di neraka pada tingkat yang terbawah.

Di  bawah  ini  kami  kemukakan  golongan (orang-orang) yang layak disebut kafir tanpa diragukan lagi, yaitu:

1. Golongan Komunis atau Atheis, yang percaya pada suatu  falsafah dan undang-undang, yang bertentangan dengan syariat  dan hukum-hukum Islam. Mereka itu musuh agama, terutama agama Islam. Mereka beranggapan bahwa agama adalah candu bagi masyarakat.
  
2. Orang-orang atau golongan dari paham yang menamakan dirinya sekular, yang menolak secara terang-terangan pada agama Allah dan memerangi siapa saja yang berdakwah dan mengajak masyarakat untuk kembali pada syariat dan hukum Allah.
  
3. Orang-orang dari aliran kebatinan, misalnya golongan Duruz, Nasyiriah, Ismailiah dan lain-lainnya. Kebanyakan dari mereka itu berada di Suriah dan sekitarnya.


Al-Imam Ghazali pernah berkata:

"Pada lahirnya mereka  itu  bersifat  menolak  dan  batinnya kufur."

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah juga berkata:

"Mereka lebih kafir daripada orang-orang Yahudi dan Nasrani. Karena sebagian besar mereka ingkar pada landasan Islam."

Seperti halnya mereka yang baru muncul di  masa  itu,  yaitu yang  bernama  Bahaiah,  agama  baru  yang  berdiri sendiri. Begitu juga golongan yang mendekatinya, yaitu Al-Qadiyaniah, yang  beranggapan bahwa pemimpinnya adalah Nabi setelah Nabi Muhammad saw.

DIPETIK DARIPADA FATWA-FATWA DR YUSUF AL-QARADHAWI

Friday, 21 November 2014

KERETA MURAH SCRAPE CAR SINGAPORE DARI SUDUT ISLAM

assalamualaikum sahabat2 sekalian.........

SESUNGGUHNYA kita sebagai umat Islam hendaklah kita sama-sama saling bantu-membantu, saling tegur menegur, kerna dalam Islam tiada istilah BUSY BODY, kerna agama Islam adalah agama ukhwah, agama persaudaraan sesama umat Islam yang kernanya hendaklah kita selalu menegur baik diri kita sendiri (muhasabah) mahupun sahabat-sahabat seagama atas niat ikhlas kerna Allah dan rasulnya sebagai usaha islah kearah kebaikan dan kesejagatan.

Jika kita perhatikan semenjak kita dilahirkan lagi sudah pastinya kita disambut oleh orang lain iaitu bidan, doktor, nurse dan sebagainya, sebaik sahaja lahir kita diazankan dan diiqamatkan, kita lihat pula kehidupan seterusnya setelah kita menjadi tua dan akhirnya meninggal dunia, maka kita akan dimandikan, dikafankan, disembahyangkan dan dikebumikan oleh orang lain yang mungkin kita sendiri pun tidak kenal dan rapat, untuk itu lihatlah bahawa kehidupan ini bukanlah sebuah kehidupan secara individu atau solo, lebih tepat lagi kehidupan Islam adalah kehidupan ukhuwwah persaudaraan, kerna semenjak kita dilahirkan sehinggalah kita meninggal dunia maka kita disambut dan disempurnakan oleh orang lain yang kadang-kadang kita sendiri pun tidak kenal, begitulah indahnya Islam.

Artikel ini hanyalah sekadar coretan dan luahan minda penulis terhadap isu kereta murah scrape car singapore, jika ada kesilapan atau tersalah faham berkenaan isu ini harap dapat ditegur dengan jayanya.

Memandangakan isu memiliki sebuah kereta atau kereta pertama bagi anak-anak muda yang giat berusaha mencari dan mengumpul duit semata-mata untuk memenuhi keinginan dan cita-cita memiliki sebuah tunggangan kenderaan yang diimpikan pada masa kini telah adanya satu alternatif lain yang penulis rasakan ianya bukanlah satu jalan keluar kepada kemelut harga dan kualiti kereta di Malaysia kurang bermutu.

Maka tanpa berfikir panjang anak muda khususnya dan juga anak tua terus mengambil jalan pintas dengan membuat PERSONAL LOAN semata-mata untuk membeli sebuah kereta yang dikenali sebagai scrape car singapore. memang benar tidak dinafikan ianya adalah MURAH dan MENJIMATKAN kos sara hidup anda, namun adakah anda terfikir akan musibah dan kesannya terhadap diri sendiri, sahabat, agama dan negara???

Sekali lagi penulis tekankan, artikel ini bukanlah untuk menjatuhkan periuk nasi sesiapa pun, namun sesuatu pekerjaan itu jika tidak kena pada pandangan Islam maka ianya adalah tertolak, apatah lagi ianya bakal membawa kepada kesengsaraan dan malapeta kepada pemilik kereta berkenaan dan juga pemilik asli kereta berkenaan (no flat yg diklon), maka ia mendatangkan dua musibah sekaligus.



MARI KITA LIHAT KESAN YANG BERLAKU PADA SESUATU ASPEK:

1) DIRI SENDIRI: ANDA perlu tahu membeli kereta berkenaan untuk digunakan diatas jalanraya sebenarnya banyak mengundang padah contohnya jika kereta berkenaan dikesan dan ditangkap oleh JPJ atau KASTAM maka anda akan kehilangan kereta berkenaan serta merta, ada juga yang mengatakan anda akan didenda sejumlah ribuan ringgit, ini pengalaman admin yang diceritakan oleh sahabat polis yang pada masa itu baru sahaja menangkap pemilik kereta scrape ini. apa yang akan anda bayangkan duit yg selama ini disimpan atau personal loan hangus begitu sahaja, bukankah ianya satu usaha yang sia-sia??????

Satu hal lagi cuba bayangkan, ketika mana anda ditangkap oleh JPJ atau KASTAM, anda sedang membawa isteri, mak, ayah, adik beradik, tunang ataupun mereka yang memandang tinggi anda ataupun anda inginkan mereka memandang tinggi anda, tidakkah MALUUUUUU ya amattttttt, kantoi beli kereta tak sah, tak pasal-pasal heboh satu kampung, tup2 pulak time tu hari raya, ataupun time tu anda nak pergi interview atau menghadiri sesuatu event yang sangat penting, tak ke huru hara???

LAGI satu kalaulah terserempak dengan pemilik no flat kereta sebenar, tak malu n parah....

2) ORANG LAIN: MEREKA akan teraniaya, mengapa??? kerna mereka yang memandu SCS (SCRAPE CAR SINGAPORE) diatas jalan raya sebenarnya menggunakan no flat orang lain yang DIKLON begitu juga dengan roadtax. tak pasal-pasal kena saman AES, SO pemilik asal no flat  kereta la yang kena bayar saman, KESIAN TAK, TAK KE ANIAYA KAWAN. umpama anda berak kawan cucikan.

3) AGAMA: DARI sudut agama menggunakan barang yang bukan hak milik kita tanpa memberitahu adalah haram dan berdosa, seumpama mencuri, mengambil tanpa pengetahuan pemilik, maka ianya suatu kezaliman, ada juga admin dengar daripada USTAZ JADIAN yang memberi helah dan alasan yang mengikut hawa nafsunya seperti kita ambik kereta SCS  ni sebab nak elakkan bayar hutang dan RIBA, sebab RIBA ni berdosa, so katakan pada mereka, MENCURI lagi berdosa dari pada riba, sebenarnya pasal riba ni anda perlu faham bahawasanya kita sekarang ini sudah tidak boleh lari dari riba', kita didalam keadaan terpaksa DAN DIPAKSA , dan tiada pilihan, maka sesuatu yang dibuat secara dipaksa maka insyallah akan dimaafkan (ini semua angkara pemerintah, dia yang berkuasa dan menentukan yang terbaik untuk umat Islam) so ianya adalah dua benda yang berbeza sebenarnya, mengambil riba dengan paksaan dan mencuri jelas hukumnya lebih berat mencuri. maka disini tersalah muamalahnya, hati apabila dikuasai nafsu maka begitulah jadinya.

4) NEGARA: SUDAH PASTI pengeluar-pengeluar kereta tempatan mahupun pelabur kereta luar akan merasa rugi, maka kesannya disini sudah pasti badan-badan berkanun akan mengetatkan rondaan dan hukuman kepada sesiapa yang menggunapakai SCS  ni di Malaysia, pada masa itu adakah anda nak simpan kereta dalam garaj sampai 1 tahun, ini sangat relevan kerna sudah pasti hasil jualan kereta tempatan akan merudum disebabkan pembeli-pembeli lebih cenderung untuk mengambil kereta SCS yang jauh lebih murah. jadi akibatnya siapa yang tanggung adakah penjual??? tak penjual saat itu sedang berseronok bercuti di luar negara, sudah pasti anda.




JADI FIKIR-FIKIRLAH

RENUNG-RENUNGLAH

NASIHAT SAYA:

1) UKURLAH BAJU DIBADAN SENDIRI
2) BELILAH IKUT KEMAMPUAN DAN BUKAN MENGIKUT KEINGINAN NAFSU.
3) JIKA ANDA TIDAK SUKA ORANG MENCURI BARANG ANDA, JANGAN MENCURI BARANG ORANG LAIN (FLAT NUMBER).

SO KITA ADA AGAMA, BARANGSIAPA YANG MENGIKUT AGAMA PASTI IA AKAN BAHAGIA ITULAH ISLAM=SELAMAT=SEJAHTERA=KEAMANAN=KETENANGAN DAN KEBAHAGIAAN.


HANYA PERASAN CEMBURU YANG MENGHASUT HATI NURANI KITA, TATKALA MELIHATKAN KEJAYAAN ORANG LAIN, BIARLAH ORANG LAIN YANG MELAKUKAN JANGAN KITA........

ANDA juag mungkin meminati artikel SCRAPE CAR SINGAPORE ini klik sini dan sini juga sini

Tuesday, 18 November 2014

SCRAPE CAR SINGAPORE PENGALAMAN AKU- JOM TERJAH


ASSALAMUALAIKUM

BUAT MASA SEKARANG NI... aku belum dapat lagi camne nak jadikan kereta scrape singapore ni menjadi halal untuk digunakan dijalan raya, sebab rata-rata pemilik kereta scrape di di bandaraya besar seperti KL dan lain-lain tempat majoriti banyak bangsa cina, ini pon hasil maklumat kawan-kawan aku yang jual kereta ni, maklum la diorang ada link dari singapore.

sekali pandang kat atas jalanraya perghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh, kaya beb diorang ni, pakai bmw, honda, skyline, subaru dan lain-lain, tengok-tengok keluar-keluar owner dia la, budak mentah lagi, time tu rasa tercabar beb, tapi selepas aku tau taktik diorang ni baik bangsa cina melayu india dll, lepas tu aku dah tak respect dh, kalo terjumpa kereta mahal2 lepastu plat nomber lain daripada yang lain drp tempat negeri berkenaan aku dah suspek ni mesti kereta scrape singapore ni, huhuhu (tak pasal-pasal sume kereta mahal aku suspek scrape car).

korang paham tak apa maksud aku plat nomber lain daripada negeri tersebut, contohnya lah kan, pemilik kereta orang selangor tapi pakai kereta mewah plat nomber terengganu or kelantan, haaaaaaaaaaaaaaaa, tu salah satu petanda suspek kereta scrape care singapore, tapi tak semua la, sebab rata-rata ada gak yang beli hasil titik peluh sendiri.

sebab apa kereta scrape pakai no plat lain daripada negeri pemilik asal????????????????????????????

JAWAPANNYA: sebab ejen telah klon nombor plat pemilik sebenar kenderaan di Malaysia yang dibeli secara sah dengan titik peluh dan titik noktah, huhu.

paham takkkkkkk? macam tak paham je, k la memandangkan malam ni aku banyak masa, aku cerita la, tapi taxde la banyak masa mana, sebab lepas ni aku nak g makan, lapar beb, lepas main badminton tadi 6 set, terus lemak2 hilang.

Alkisahnya macam ni, contoh En Mang ingin membeli kereta scrape car singapore, jenis model Honda Oddesey. SO LEPAS DEAL PUNYA DEAL dengan agen, so dapat la sebuah kereta warna hitam, nak jadi cerita nak mendapatkan kebenaran berjalan diatas jalanraya Malaysia macam roadtax perlunya kepada plat number, so kat sinilah bermulanya si agen tiau or tapau mana-mana pemilik kereta honda Oddesey kat Malaysia ni yang dibeli secara sah di Malaysia.

so lepas dapat plat number yang asli (kereta yang sah diatas jalanraya Malaysia) kerja jadi mudah, tinggal hidupkan roadtax atas nama pemilik sebenar kereta berkenaan, pasal plat number tak susah, pergi je ke bengkel kereta tempah je plat number sebagaimana pemilik yang sah di Malaysia.

so plat number dah dapat, roadtax pon boleh dapat, ini semua kerja ORANG DALAM. ingat tau orang dalam bukan orang minyak mahupun orang utan.

tapi nak dapatkan plat number tersebut kena pastikan tuan empunya number plat asli perlu duduk di negeri yang jauh daripada pemilik tiruan, contohnya pemilik tiruan orang selangor, so diorang ni ambik or klon plat number kereta pemilik asli di negeri Terengganu contohnya, alasannya supaya pemilik sebenar dan pemilik tiruan tidak terserempak dijalanraya. tapi sekali terserempak memang mau kena stereng lock. yang penting kereta pemilik asli mesti jauh daripada kedudukan pemilik tiruan.

korang paham tak ni, selenger je aku tengok, macam tak paham....

lantak korang laaaaaaaaaaaaa...........................

post yang akan datang aku nak cerita pulak macamana kereta Scrape Car Singapore ni dari sisi agama Islam, so sebab utama aku tak beli adalah sebab agama, nak tau, nanti la aku cerita... nak g makan dulu...

nak bace artikel lain yang berkaitan klik sini dan sini



KERETA MURAH SINGAPORE (SCRAPE CAR) APA BENDA TU?


Assalamualaikum

Sekarang ni aku tengok ramai yang ingin memiliki kereta idaman dan dambaan hati dan sanubari, maklumlah semakin hari mestilah nak semakin maju, semakin hari mestilah nak makin bergaya, semakin hari mesti mau lain dari yang lain. Tidak lain ianya adalah berkaitan dengan KERETA SCRAPE CAR.

SO apa sebenarnya kereta Scrape Car Singapore ni???

em.. nak mula dari mana ye, aku sebenarnya malas nak cerita panjang2 ni, letih nak menaip, tapi disebabkan rasa kecintaan aku kepada sahabat2 so aku tulislah sikit2, takpe yang penting maklumat sampai kat korang.

1)Definisi: kereta yang dah tamat tempoh berada di jalan raya di Singapore. kat singapore setiap kete boleh berada di jalan raya maksimum selama 5 tahun je, berbeza kat malaysia ni sampai anak cucu cicit pon boleh pakai lagi yang penting no flat tu kasi BESAR sikit, huhuhu... barulah mudah kamera jpj nak tangkap gambar dapat duit, mudahkan buat duit. (guraw jer)

Jadi nak jadi ceritanya, kat singapore ni terjadi lambakan kereta, pelbagai jenis kereta dan pelbagai jenama, dari harga murah hinggalah mahal. negara kecik tapi lambakan kereta banyak so mana nak simpan sume kereta2 lapuk ni, walaupun sebenarnya tak lapuk (cantik2 lagi kot sebab aku dah naik n tengok)

so nak pendekkan cerita, diorang ni jual la kereta tersebut atas nama nak buat spare part kat Malaysia ni or nak buat bahan ujikaji di Litar belakang umah korang, huhu. tapi malangnya ada tangan2 gatal yang terlebih bijak mengalahkan Elbert Einstain dalam bab bisness ni, so diorang nampak market tinggi kat Malaysia dengan menjual kereta yang berharga mahal tapi diorang jual dengan harga murah, so memang KELABU MATA melihatnya termasuk admin, hampir-hampir nak beli dulu SUBARU N BMW tapi tu nanti aku cite kat post lain la, skarang fokus pada definisi dulu, sebab kalo tak tahu definisi tu yang masa exam meniru tu, sebab tak faham awal so x faham la tengah n hujung.

nak jadi cerita selepas dilancarkan penjualannya oleh YB (Yang Berbisness @yang botak) melalui FB, WHATSHUP dan sebagainya, maka ianya bagaikan menjadi fenomena dikalangan warga Malaysia terutamanya di kalangan anak-anak muda yang gah mencari populariti di kampung dan di ibu kota tatkala balik Hari Raya mahupun dok tayang kat depan kedai Mapley atau saje2 parking kat tempat2 ramai orang, kah3, nak tayang bahawasanya dia telah berjaya di dunia (akhirat entah kemana) walaupun tak keje or tak ngaji tinggi (kesian) tapi apakan daya hati menjadi kelabu sebab cepat sangat melatah nak mengejar populariti dan wanita (huhu, kalo kita mengejar dunia maka dunia akan menjauhi kita dan akhirat lagi lah jauh)

so sampai sini jelah dulu, membe aku tiba2 msg ajak main badmintan, maklumla nak ganti Lee Chong Wei ,korang hafal la dulu definisi tu, kang tak hafal kang susah nak jawab dalam exam,

aku nak panaskan enjin kereta jap, tapi kereta aku bukan kereta Scrape Singapore la, apa barang, sebab aku dah buat ujikaji akan berbahayanya nanti aku cerita untuk selamatkan kawan2ku yang tersayang.

k bye salam, nak baca lebih berkaitan scrape car singapore klik sini